
Perempuan Hebat di Tengah Pandemi, Simbol Perjuangan Kesetaraan
Siaran Pers Nomor: B-136/SETMEN/HM.02.04/04/2021
Jakarta (30/4) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga meyakini perempuan sebagai pejuang tangguh mampu menghadapi dan melewati pandemi Covid-19, meski berbagai penelitian telah menyatakan kesenjangan gender yang terjadi saat ini menjadi lebih masif lagi akibat dampak dari pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Menteri Bintang saat menghadiri Webinar Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang mengambil tema “Tetap Hebat di Masa Pandemi” secara virtual (29/4).
“Semua pihak menghadapi kesulitan dan tantangan, namun upaya pemberdayaan perempuan nyatanya mengalami hambatan luar biasa. Banyak perempuan yang terpaksa harus kehilangan pekerjaan kesulitan mencari mata pencaharian baru, perempuan terpaksa harus menjadi kepala keluarga akibat suami atau keluarganya meninggal akibat virus ini, hingga ibu rumah tangga yang harus memikul beban ganda akibat mendampingi anaknya menjalani program belajar dari rumah dan masih harus bekerja,” ujar Menteri Bintang.
Menteri Bintang mengatakan sejarah telah membuktikan perempuan Indonesia adalah pejuang tangguh. Untuk itu, permasalahan kesenjangan gender yang disampaikan bukanlah untuk membuat putus asa melainkan menjadi semangat dan motivasi.
“Dari semangat Ibu Kartini yang terasa menggelora hingga sekarang, kita belajar bahwa keinginan perempuan untuk mencapai impian serta kemajuan kaumnya tidak akan sirna oleh terpaan apapun. Perempuan-perempuan Indonesia juga berhasil menjadi ujung tombak perjuangan berbagai krisis dan peristiwa penting dalam sejarah. Dengan begitu, saya yakin, sekali lagi, perempuan akan dapat bangkit dan menyelamatkan bangsa ini dari berbagai dampak akibat pandemi Covid-19. Dimulai dari keluarga, perempuan mayoritas berperan sebagai manajer keluarga. Perempuan adalah advokat yang baik bagi keluarga, agar anggota keluarga terus mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kebugaran tubuhnya,” ujar Menteri Bintang.
Menteri Bintang pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang terus memberikan upaya dan sumbangsih terbaiknya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, terutama perempuan, melalui berbagai program dan kebijakan yang berkualitas, terutama terkait dengan perempuan dan anak. “Tentu saja, tidak hanya perempuan, laki-laki pun harus bergabung dalam perjuangan menuju pemberdayaan perempuan karena tanpa dukungan dari laki-laki, perjuangan perempuan tidak akan dapat tercapai dengan maksimal. Marilah bersama-sama kita mendukung dan menjadi bagian dalam mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia,” ujar Menteri Bintang.
Dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri mengatakan setiap tahunnya kita memperingati Hari Kartini, ini juga menjadi momentum pengingat bagi kita semua untuk mengedepankan keberlangsungan upaya perwujudan kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia.
“Perjalanan panjang bangsa kita tidak terlepas dari perjuangan perempuan. Saat ini kita sudah bisa melihat perempuan-perempuan hebat yang menempati posisi pengambil keputusan atau pimpinan, ini menunjukkan betapa perempuan memiliki kemampuan, potensi, dan keterampilan jika diberikan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Begitu pula dengan perempuan-perempuan di Kalimantan Tengah, ketika mereka diberikan kesempatan mereka mampu membuktikan bahwa perempuan dapat berperan dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Hal tersebut dibuktikan dengan partisipasi dalam pelaksanaan program strategis nasional Kalimantan Tengah yang mana melibatkan perempuan dalam proses pelaksanaannya. Kemudian data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 telah merilis hasil Indeks Pembangunan Gender (IPG) 2019 dan menempatkan Kalimantan Tengah sebagai Provinsi dengan IPG terbaik di Indonesia. Namun dalam pencapaian tersebut, masih ada beberapa tantangan dalam konteks perlindungan perempuan dan anak, salah satunya masih tingginya angka perkawinan anak dan kekerasan pada perempuan dan anak. Berbagai upaya telah kami lakukan dengan mengedepankan edukasi dan pencegahan sekaligus menjamin upaya penanganan dan rehabilitasi. Untuk itu, kami mengajak seluruh bupati/walikota di Kalimantan Tengah untuk memperkuat komitmen dan membuat nyata menuntaskan berbagai tantangan upaya perlindungan perempuan dan anak,” ujar Fahrizal.
BIRO HUKUM DAN HUMAS
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 30-04-2021
- Kunjungan : 541
-
Bagikan: